Thursday, April 11, 2013

Aliran Sesat dan cara Menangkalnya

#SELAMAT PAGI PARA KAWAN#
(Menyimak macam informasi mengenai aliran sesat
di Indonesia dan melihat  ilustrasi pelaksanaan sholat yang sesat)
_____________________________________________________

Para  kawan...!

Berikut video gambaran latar belakang masalahnya :




Video di atas saya ambil langsung kata kuncinya yaitu "Aliran Sesat".

*. Apa itu aliran sesat
*. Bagaimana Aliran Sesat di Indonesia
*. Berapa jumlah aliran sesat di Indonesia
*  Apa kreteria untuk menetapkan sesat tidaknya suatu aliran
*  Faktor apa saja yang menimbulkan aliran sesat
*. Dan bagaiaman solusinya

Adalah hal yang menjadi isi tulisan ini. Dan tulisan ini bukanlah hasil pendapat
atau penilaian penulis tapi kumpulan informasi dalam dunia maya ini yang
berhubungan dengan "Aliran Sesat".

Karena itu benar tidaknya isi tulisan para pembacanyalah yang memberikan
penilaian. Sekali lagi para kawan, penulis tidak menilai sesat tidaknya suatu
aliran, karena itu bukan kapasitas saya.

Para kawan...!

Assalamu'alaikumwarahmatullahi wabarakatuh...!

Berikut infonya :
_________________________

Pengertian Aliran Sesat
_________________________

Pada situs http://id.scribd.com/doc/31865367/Makalah-Agama-Islam-Aliran-Sesat
Kata sesat dapat diartikan sebagai keyakinan yang dianut
seseorang yang menjadi keyakinan publik, atau menjadi
keyakinan para pengikutnya, sehingga orang yang di ikuti
keyakinannya yang sesat disebut menyesatkan.

Sedangkan pengertian“sesat menyesatkan” (dallun mudillun)
adalah paham atau pemikiran yang dianut dandi amalkan oleh sebuah
kelompok yang bertentangan dengan aqidah dan syariat Islam serta
dinyatakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyimpang
berdasarkan dalil syar'i
_____________________________________________

Jumlah Aliran Sesat di Indonesia dan daftar aliran sesatnya
_____________________________________________

"Sebanyak 250 aliran sesat pernah eksis di Indonesia. Hal
tersebut disebabkan pemahaman ummat islam di Indonesia
akan ajaran agama dililai masih sangat kurang"

Demikian tersajai pada alamat situs :
http://www.edisicetak.joglosemar.co/berita/250-aliran-sesat-
pernah-eksis-di-indonesia-5577.html
Adapun daftar aliran sesatnya dapat dibaca lewat link :
http://faktapemurtadan.blogspot.com/2012/01/daftar-aliran-sesat-di-indonesia.html
____________________________________

10 Kriteria Aliran Sesat Menurut MUI
____________________________________

Dikemukakan dalam penutupan rakernas MUI di Hotel Sari Pan Pacific, Jl.MH.
Thamrin, Jakarta, Selasa (6/11/2007) tentang Kriteria Aliran Sesat yaitu :

1. Mengingkari salah satu dari rukun iman yang 6.

2. Meyakini dan atau mengikuti aqidah yang tidak sesuai dengan Alquran dan sunnah.

3. Meyakini turunnya wahyu setelah Alquran.

4. Mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Alquran.

5. Melakukan penafsiran Alquran yang tidak berdasarkan kaidah-kaidah tafsir.

6. Mengingkari kedudukan hadis nabi sebagai sumber ajaran Islam.

7. Menghina, melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul.

8. Mengingkari Nabi Muhammad sebagai nabi dan rasul terakhir.

9. Mengubah, menambah dan atau mengurangi pokok-pokok ibadah yang telah
ditetapkan oleh syariah, seperti haji tidak ke baitullah, salat wajib
tidak 5 waktu.

10. Mengkafirkan sesama muslim tanpa dalil syar’i seperti mengkafirkan
muslim hanya karena bukan kelompoknya.
___________________________

Dua Video  aliran sesat
___________________________

Para kawan...! Mohon maaf sebelumnya jika video ini tidak
anda sukai. Dan sesungguhnya saya juga tidak menyukainya.
Tapi demi lebih terbuktinya bahwa "Aliran Sesat" itu bukanlah
mitos, bukan cerita mengada-ada dan bukan pula mimpi tapi
kenyataan (ada dalam dunia maya ini di upload).

Dan kiranya apa yang terlihat lewat video ini, menjadi masukan
bagi kita untuk lebih bijak dalam bersikap / menyikapi macam
persoalan yang berhubungan dengan kesesatan.

1. Video aliran sesat dalam pelaksanaan sholat yang sesat


_______________________________

2. Aliran Sesat dalam informasi  berita



______________________________________________________

Faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya aliran sesat
______________________________________________________

Pada situs http://www.rumahfiqih.com/ust/e2.php?id=1194310936
dikatakan :

Ada beberapa faktor yang menyuburkan aliran sesat itu,
secara langsung maupun secara tidak langsung. Di antaranya
adalah:

1. Kegagalan Pembinaan Agama

Semua ormas dan orsospol Islam harus mengakui bahwa mereka
boleh dibilang masih gagal dalam membina aqidah umat.
Pembinaan yang serius boleh jadi belum berhasil sepenuhnya.

Di tataran akar rumput harus diakui bahwa umat ini masih belum
mendapat sentuhan tarbiyah dan pembinaan. Fenomena maraknya
pengajian dan ceramah baru menyentuh lapis terluar. Sedangkan
akar rumput rakyat yang terselip di sana-sini, luput dari
sentuhan pembinaan.

Angka 250 aliran sesat sepanjang 26 tahun menunjukkan secara
telanjang bahwa begitu mudahnya sebuah aliran sesat lahir dan
punya pengikut. Kalau rakyat ini sudah terbina, mustahil mereka
jadi pengikut.

Kita seharusnya miris dan khawatir, berapa persen sebenarnya dari
200 juta muslim Indonesia ini yang aktif mengerjakan shalat lima
waktu? Atau yang bisa membaca Al-Quran? Atau yang puasa penuh di
bulan Ramadhan?

Sebab yang kita saksikan pada saat shalat Jumat, begitu banyak
kendaraan yang berseliweran di jalan raya. Dan yang jelas, pada
saat adzan Maghrib berkumandang, berapa banyak orang yang turun
dari mobil keluar dari kemacetan sekedar untuk melakukan shalat
Maghrib? Berapa besar kapasitas tempat shalat di mal-mal Jakarta
untuk bisa menampung ribuan pengunjung?

Jadi kalau ALUMI mengatakan ada 250 aliran sesat, mungkin masuk
akal, sebab yang tidak shalat Maghrib dan sibuk meeting di mal pun
termasuk aliran sesat juga, karena tidak shalat wajib. Padahal
shalat bagian dari rukun Islam.

2. Pemerintah Yang Masa Bodoh

Yang paling mengharukan sesungguhnya adalah sikap masa bodoh dari
pemerintah. Entah itu departemen agama atau institusi manapun.
Sudah tahu ada ratusan aliran sesat, tapi mereka tidak punya rasa
peduli yang berbentuk tindakan nyata.

Kalau umat sudah terjebak tindakan anarkis, barulah mereka kebakaran
jenggot. Alasannya klise, pemerintah tidak boleh berpihak dan harus
mengayomi semua aspirasi masyarakat.

Bayangkan, urusan menginjak-injak aqidah dianggap sebagai aspirasi
masyarakat. Jadi yang sakit itu siapa? Jangan-jangan malah
pemerintahnya yang sakit. Apakah mereka tidak punya agama atau
mereka oprtunis?

3. Lemahnya Payung Hukum

Salah satu yang membuat aparat jadi sariawan dan pelo lidahnya
adalah karena di negara ini ajaran sesat tidak pernah dianggap
melawan hukum.

Kalau ada yang ditangkap, pasal untuk menjeratnya bukan karena
urusan aqidah yang sesat, tapi sekedar meresahkan masyarakat.
Padahal dalam pandangan hukum Islam, sesatnya aqidah bukan
sekedar kriminalitas dan kejahatan, tetapi sebuah sikap bunuh
diri. Karena itu negara adalah institusi yang paling bertanggung-
jawab untuk memastikan tidak adanya aliran sesat di negeri ini.

Tugas teman-teman kita di DPR jelas. buatlah undang-undang yang
memberikan payung hukum yang tegas, dilengkapi dengan peraturan
dan petunjuknya sampai detail. Sehingga pak polisi tidak bisa
beralasan lagi untuk belagak pilon dan pura-pura tidak tahu
kalau ada aliran sesat.

Buatlah sebuah institusi, apalah namanya, mungkin juga Majelis
Ulama atau apa saja, yang penting instutusi itu diberi payung
hukum yang kuat untuk bertindak. Mulai dari menerima laporan,
melakukan survey dan penyelidikan, sampai memanggil dan
menginterogasi para pemimpin aliran sesat dan akhirnya berhak
menjatuhkan vonis sampai kepada hukuman mati. Sehingga ketika
institusi itu bertindak, tindakannya legal dan mengatas-namakan
negara.

Tanpa ada aspek legalits ini, percuma saja ormas Islam berteriak-
teriak sambil menggerutu. Mereka akan terus dibuat capek dan
mengurusi hal-hal yang tidak ada habisnya.

Kalau institusi seperti itu sudah ada, urusan jadi gampang.
Panggil saja para pemimpin aliran sesat itu, disidang. Kalau
ternyata tidak sesat, bisa sekalian diklarifikasi dan dibersihkan
namanya. Tapi kalau memang sesat, tinggal disuruh bertobat dan
diberi waktu selama tiga hari. Tidak mau tobat juga, penggal saja
lehernya dan selesai. Memang demikian yang dilakukan oleh wali
songo kepada penyebar ajaran wihdatul wujud yang sesat dan
menyesatkan.

4. Munculnya Pembela Aliran Sesat

Aliran sesat yang sudah banyak ini semakin subur ketika kelompok
liberalis ikut-ikutan membela mereka. Alasannya sebenarnya sudah
sangat basi dan ketinggalan zaman. Kita sudah bosan mendengar
alasan pembalaan yang itu-itu jua. Paling banter alasannya
adalah kebebasan memilih agama dan kebebasan untuk menafsirkan
ajaran agama.

Bagi kalangan liberalis, kebebasan berpikir adalah tuhan yang
wajib disembah. Padahal esensinya sederhana saja, mereka ingin
tiap orang punya kebebasan dan kesempatan untuk jadi orang sesat
sekaligus kebebasan untuk masuk neraka. Tidak lebih dan tidak
kurang.

Maka kalau intinya hanya ingin lebih cepat masuk neraka, kita
bantu dengan disegerakan hukum mati saja. Jadi keinginan mereka
bisa segera tercapai.

5. Media Tidak Berpihak kepada Umat Islam

Umat Islam hari ini tidak punya media. Itu realita yang tidak ada
seorang pun yang bisa menyanggahnya. Umat Islam tidak punya televisi,
tidak punya kantor berita, tidak punya jaringan pers nasional apalagi
 dunia.

Maka munculnya aliran sesat di media, alih-alih mengarahkan agar umat
jangan sampai terlibat, yang terjadi justru pembelaan kalangan pers
kepada aliran-aliran itu. Salah satu televisi swasta nasional malah
membuat sebuah liputan yang menggambarkan bagaimana anarkisme
dilakukan oleh umat Islam, membakar dan meruntuhkan sebuah markas
aliran sesat sambil meneriakkan lafadz Allahu akbar. Sungguh jelas
keberpihakan televisi itu kepada aliran sesat dan mendudukkan umat
Islam sebagai penjahat.

Penggiringan opini model begini bukan baru hari ini saja, sejak lama
teman-teman kita di FPI sudah terkena getahnya. Sehingga FPI sudah
dibunuh karakternya oleh jaringan media sekuler yang umumnya anti-
Islam.
________________________________

Solusi Penaganan Aliran Sesat
________________________________

.....Sambungan sub judul di atas :

Itulah lima hal yang menjadi faktor kelemahan umat Islam dalam
menghadapi badai aliran sesat. Kalau kita mau jalan keluar,
pikirkanlah bagaimana agar kelima hal itu bisa kita atasi.

Pertama, seluruh ormas Islam harus bersatu dan saling bantu dalam
membina umat. Jangan ada lagi urusan ribut-ribut yang tidak jelas
ujung pangkalnya. Kita punya 200 juta massa bersama yang setiap hari
jadi korban ajaran sesat, sementara kita sibuk bertengkar kapan
jatuhnya tanggal 1 Syawwal atau siapa yang mau jadi Presiden di
2009. Sungguh kekonyolan yang tiada banding.

Kedua, umat Islam sudah banyak yang duduk di pemerintahan.
Seharusnya gigi mereka tidak perlu ngilu ketika membela Islam.
Toh umat Islam mayoritas di negeri ini. Di Indonesia timur yang
banyak non muslimnya, orang-orang kafir yang duduk di pemerintahan
bekerja siang malam untuk memanfaatkan wewenang dan jabatan serta
pengaruhnya demi kepentingan agama mereka. Itu mereka katakan
secara terbuka.

Tapi di pusat yang pejabatnya kebanyakan umat Islam, mereka
tiba-tiba jadi linglung ketika diminta untuk bersikap. Ini
sungguh konyol dan kebangetan.

Ketiga, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah waktunya diberi payung
hukum dan wewenang yang kuat. MUI perlu dipersenjatai, bukan dengan
bedil tapi dengan kekuatan hukum. Kalau sekarang, anjing menggonggong
khafilah berlalu.

Para kiyai itu teriat-teriak di masjid dan mimbar, tapi tidak bisa
berbuat apa-apa. Karena tangan mereka terbelenggu. Sekali bergerak,
malah masuk penjara dengan tuduhan anarkis.

Keempat, sudah waktunya kelompok liberal dimasukkan ke dalam daftar
aliran sesat. Sehingga bisa juga diseret ke pengadilan dan divonis
hukuman berat. Biar tidak lagi berusaha memancing di air keruh.

Kelima, umat Islam wajib untuk punya media massa yang serius.
Setiap individu punya beban fardhu 'ain untuk membantu hidupnya
media massa Islam ini.

Wallahu a'lamb bishshawab.

Para kawan...!

Video dibawah ini (7 video) juga gambaran solusinya dalam menangkal aliran sesat dalam
bentuk tanya jawab :



_____________

Penutup
_____________

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam kitabNya :

“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah
Kusempurnakan kepadamu nikmatKu, dan telah Kuridhoi Islam sebagai
agama bagimu.” (QS : Al Maidah [5] : 3).

Pemahaman saya mengenai ayat ini, islam itu memang cukup sempurna
ajarannnya karena semua kejadian-kejadian yang ada dimuka bumi
ini telah ada aturan main penilaiannya, telah ada sember-sumber
hukumnya. Dan sumber sumber-sumber hukum ini yang kita kenal dengan
nama Qur'an, Hadist dan ijtihad.

Terhadap semuanya ini telah ada pula ahlinya untuk menentukan sesatnya
suatu aliran. Dan jika kita ingin mengetahui apakah pengetahuan kita,
perbuatan kita sesat atau tidak mungkin baik mempertanyakan kembali
pada diri sendiri, "Apakah pengetahuan dan perbuatan saya ini sudah
sesuai dengan yang ditetapkan dalam ajaran agama islam...atau adakah
yang saya laksanakan memenuhi kreteria yang ditetapkan oleh MUI...?"

Selamat hari Jum'at dan semoga kita semua terhindar dari kesesatan.
serta selalu ditunjuki oleh Allah Swt pada jalan yang benar :

Allahumma  Ihdinas siraatal mustaqeem.Siraatal ladheena an ‘amta’ alaihim
Ghairil maghduubi’ alaihim waladaaleen
Aamiin

Wassalamu'alaikumwarahmatullahiwabarakatuh....!
_______________________________________________
Cat :
Sumber lainnya :
http://waetuo.wordpress.com/2012/08/18/aliran-aliran-sesat-di-indonesia/
http://ustadzrofii.wordpress.com/2011/02/21/10-kriteria-aliran-sesat-menurut-mui/

No comments:

Post a Comment