Tuesday, April 21, 2015

Tasbih (Zikir) : Sejarah, Pendapat, Bacaan, Keutamaan, Tugu dan Tasbih Terbesar, Terberat dan Terpanjang

#SELAMAT MALAM PARA KAUM MUSLIMIN MUSLIMAT#
(Menyimak info sekitar Sejarah Tasbih, beda pendapat tentang tasbih,
bacaan tasbih, keutamaan tasbihdan tasbih-tasbih ukuran besar
di Dunia)
* Tulisan ke-2 : Masjid Pintu Saribu - Tangerang
_____________________________________________________________












__________________

Kata Pengantar
__________________








Ket :
Tasbih Masjid Pintu Saribu - Tangerang

Di tanggal 19 April 2015, penulis melaksanakan Wisata Religi ke
Masjid "Pintu Seribu" atau Masjid "Nurul Yakin" di Tangerang.

Gambaran hasil wisata ini telah penulis sampaikan lewat link :
http://angkolafacebook.blogspot.com/2015/04/masjid-pintu-saribu-mematikan-diri.html

Para kaum muslimin muslimat dimanapun berada...!

Assalamu'alaikumwarahmatullahiwabarakatuh...!

(Jawab Clean la pula...!)

Waaalaikumussalamwarahmatullahiwabarakatu...!

(Kurang kedengaran...! Saya ulangi...!)

Assalamu'alaikumwarahmatullahiwabarakatuh...!

Waaalaikumussalamwarahmatullahiwabarakatu...!

Terimakasih saya ucapkan atas kehadirannya di postingan ini.
Semoga anda tetap sehat, semangat dan tetap pula iman islam-nya.

Karena postingan ini masih bagian dari Link di atas, maka postingan
inipun memfokuskan cerita seputar Tasbih. Dan hubungannya dengan
Masjid Pintu Saribu, karena di masjid ini bukan jasa punya ruangan
khusus untuk bertasbih, juga dibeberapa tempat terdapat banyak
tasbih.

Nah...!

Untuk mepersingkat waktu pembacaan, "Selamat Menyimak...!".

Oya...!

Postingan ini juga didukung oleh beberapa video dengan caver para
bapak-bapak dan ibu-ibu dari Rangkas Bitung yang mana pada saat
penulis ke Masjid Pintu Saribu tersebut, penulis ikut bersama
rombongan ini.

Sekali lagi, "Selamat menyimak...!"
_________________________________

Sekilas tentang Tasbih dalam Islam
_________________________________

video


Orang Arab menyebutnya biji tasbih dengan bermacam-macam nama,
diantaranya adalah subhah, misbahah, tasaabih, nizaam. Sementara
orang-orang sufi menyebutnya dengan al mudzakkirah billah
(pengingat kepada Allah), raabitatul qulub (pengikat hati),
hablul washl atau sauth asysyaithan (cambuk syaitan).

Untuk mengucapkan bacaan tasbih secara berulang-ulang ini diciptakanlah
alat yang disebut misbaha dan di Indonesia sendiri disebut juga dengan
nama biji tasbih terkadang disingkat menjadi tasbih (tasbeh) saja.

Biasanya biji tasbih dibuat dari kayu, namun ada pula biji tasbih yang
dibuah dari bji-biji zaitun. Umumnya seutas biji tasbih terdiri dari 99
batu. Angka 99 ini melambangkan 99 Asma Allah. Namun ada pula biji tasbih
yang terdiri dari 33 atau 11 batu-batuan.

Pada kedua kasus terakhir ini, sang pengguna harus mengulangi lingkaran
tiga atau sembilan kali. Meskipun begitu, ada pula biji tasbih yang
terdiri dari 100 atau 1.000 batu.

* Dua pendapat




















video


Alat tasbih yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad yaitu menggunakan jari
kanan atau ruas-ruas jari kanan. Berzikir dengan menggunakan manik-
manik yang dirangkai menjadi satu maka para ulama berselisih pendapat,
ada yang menilai hal tersebut hukumnya haram, makruh, dan mubah.

Pendapat pertama :
Tidak membolehkan penggunaan biji tasbih ketika berzikir, mereka
menentang untuk menggunakannya, dikarenakan perbuatan tersebut
tidak dilakukan oleh Nabi Muhammad.

Menurut salah seorang sahabat yang bernama Abdullah bin Umar, nabi
hanya menggunakan jari tangan kanannya ketika berzikir, dan menurut
keyakinan Muslim bahwa semua jari akan ditanya dan diminta berbicara
kepada Allah ketika hari Kiamat. Kemudian dikatakan perbuatan itu
menyelisihi kebiasaan nabi serta dikatakan pula perbuatan tersebut
meniru umat agama lain, dalam perkara tersebut sangatlah dilarang
untuk menirunya.

Pendapat kedua :

Membolehkan penggunaan biji tasbih, dikarenakan
mengambil kisah istri nabi yang bernama Shafiyah binti Huyay menggunakan
biji kurma, dan kisah dari Abu Hurayrah yang menggunakan batu kerikil
dalam menghitung bilangan zikir.

Tetapi kisah dari Abu Hurayrah dikatakan sebagai hadits lemah (dhaif),
dan hadits ini bertentangan dengan hadits shahih yang menyatakan
bahwa nabi ketika bertasbih menggunakan jari jemari tangan kanan.
_____________________________

Bacaan Tasbih secara umum
_____________________________

Di bawah ini adalah pengertian / arti dari bacaan-bacaan zikir tasbih
(Subhanallah), tahmid (Alhamdulillah), takbir (Allahuakbar), tahlil
(Laa ilaha Illallah), istighfar (Astaghfirullah hal adzim), dan lain
sebagainya dalam ajaran agama Islam. Bacaan-bacaan di bawah ini
ringan untuk dilakukan, akan tetapi berat timbangan amal yang kita
dapatkan.

– Tasbih : “Subhanallah”, artinya “Maha Suci Allah”.

– Tahmid : “Alhamdulillah”, artinya “Segala Puji Bagi Allah”.
– Takbir : “Allahuakbar”, artinya “Maha Besar Allah” .
– Tahlil : “Laa ilaha Illallah”, artinya “Tiada Tuhan Selain Allah”.

– Istighfar : “Astaghfirullah hal adzim”, artinya “Aku mohon ampun
  kepada Allah yang Maha Agung”.

– Istighfar Jamak : “Nastaghfirullah hal adzim”, artinya “Kami
  mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung”.

– Bacaan “Audzubillah himinasyaitonirrajim”, artinya “Aku berlindung
  kepada Allah dari syaithan yang terkutuk”.

– Bacaan “Naudzubillah himinasyaitonirrajim”, artinya “Kami
  berlindung kepada Allah dari syaithan yang terkutuk”.

Untuk Sholat Fadhu :

video

____________________________________________

Keutamaan membaca Dzikir (Bertasbih)
____________________________________________

– Apakah seseorang di antara kamu tidak mampu mendapatkan seribu
kebaikan setiap hari? Salah seorang di antara yang duduk bertanya:
Bagaimana mungkin di antara kita bisa memperoleh seribu kebaikan
(dalam sehari)? Rasulullah SAW bersabda:

Hendaklah dia membaca seratus tasbih (Subhanallah), maka ditulis
seribu kebaikan baginya atau dihapuskan darinya seribu keburukan.

– Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa bertasbih (Subhanallah) sebanyak
tiga puluh tiga kali, bertahmid (Alhamdulillah) tiga puluh tiga kali,
dan bertakbir (Allahuakbar) tiga puluh tiga kali, kemudian mengucapkan:
Laa ilaaha illa Allah wahdahu laa syarikalah lahul mulku wa lahul
hamdu wa huwa ’ala kulli sya’in qadir, setiap selesai shalat. Maka
akan diampuni dosanya meski sebanyak buih di lautan.”
(HR Imam Ahmad, Darimi, Malik)

– Tasbih berarti mensucikan Allah dari sifat-sifat makhluk-Nya.
Sementara tahmid yaitu memuji Allah, Tuhan semesta alam. Dan takbir
adalah mengagungkan kebesaran Allah SWT. Allah berfirman dalam
al-Quran:

”Hai orang-orang yang beriman! berzikirlah (mengingat) kepada Allah
dengan zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya
pada waktu pagi dan petang.” (al-Ahzaab: 41-42).

– Sabda Rasulullah kepada Fatimah dan Ali:
”Maukah kalian berdua Aku ajarkan perkara yang lebih baik dari yang
kalian minta? Jika kalian telah berada di tempat tidur bacalah
takbir 33 kali, tasbih 33 kali dan tahmid 33 kali. Itu semua lebih
baik buat kalian dari pada seorang pembantu.” (HR Bukhori).

– Rasulullah SAW bersabda,
“Maukah Aku sampaikan kepada kalian amalan yang dapat melampaui
derajat orang kaya dan tidak ada yang mengalahkan derajat kalian
sehingga menjadi yang terbaik di antara kalian dan mereka, kecuali
mengerjakan amalan berikut, yaitu membaca tasbih, tahmid, dan takbir
setiap selesai shalat sebanyak 33 kali.”(HR Bukhori)

– Sabda Nabi SAW:
“Setiap kalimat tasbih adalah sedekah, takbir adalah sedekah,
tahmid adalah sedekah dan tahlil adalah sedekah.” (HR Muslim)

– Rasulullah SAW bersabda :
Ucapan yang paling Allah sukai itu adalah empat : Subhanallah,
al-Hamdulillah, Laa Ilaaha Illa Allah, Allahu Akbar. Tidak ada
bahaya darimanapun kamu mulai. (HR. Muslim)






– Tidak ada aktivitas yang akan menentramkan hati dan melembutkan
jiwa selain senantiasa ingat dan berdzikir kepada Allah. Tak
ada aktivitas yang melegakan jiwa dan menyejukkan nurani selain
dzikir kepada Allah. Karena itulah Allah menyeru kepada kita
agar kita senantiasa berdzikir pada-Nya. “Karena itu, ingatlah
kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah
kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku”.
(Al-Baqarah : 152).

– Dzikir kepada Allah adalah surga Allah di dunia. Dia indah dan
penuh pesona, menakjubkan dan menentramkan. Di dalamnya ada bunga-
bunga wangi yang bisa dihirup jiwa. Maka barang siapa yang tidak
pernah menginjakkan kakinya di surga Allah (di dunia), maka dia
tidak akan pernah menginjakkan kakinya di surga Allah (di akhirat).
Dzikir adalah penolong yang melenyapkan kelelahan dan keletihan
jiwa dan kehampaan nurani. Dzikir adalah jalan pintas untuk meraih
kebahagiaan dan merengkuh kemenangan. Dzikir adalah balsem yang
senantiasa memberikan kehangatan rohani dan sekaligus memberikan
kesembuhan jiwa.

– Dzikir adalah penerang, dzikir adalah penenang, dzikir adalah
penyadar dan senjata ampuh pemusnah kesuntukan pikiran, pelenyap
tumpukan duka lara. Orang yang berdzikir kepada Allah akan
senantiasa bersinar jiwanya, bercahaya tingkah lakunya.

–  Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan
diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu
pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.
(Al-A’raaf : 205). Dzikir itu makanan jiwa yang harus menjadi konsumsi
rutin keseharian kita. Tanpanya jiwa kita akan melemah, semangat
kita akan mengendur, cita-cita kita hanya menjadi tujuan pendek
dan rendah. Ada kelezatan dalam dzikir yang tidak dimiliki oleh
amal-amalnya lainnya. Cicipi dan rasakanlah.

– Dzikir adalah penawar racun orang berdosa, sahabat setia orang
yang terputus, harta simpanan orang-orang yang bertawakkal,
makanan orang-orang yang penuh yakin, hiasan orang-orang yang
menyambungkan diri kepada Allah, prinsip orang-orang yang memiliki
ma’rifat, hamparan orang-orang yang mendekat dan minuman segar
orang-orang yang mencinta.

– Dzikir adalah energi hidup seorang muslim dan turbin yang
menggerakkan jiwa mereka. Ibnu Taimiyah pernah mengatakan kepada
muridnya, Ibnul Qayyim tentang dzikir ini : Ini adalah makananku,
jika aku tidak makan maka habislah kekuatanku. Hasan Al-Bashri
memberikan nasehat kepada kita : Carilah kenikmatan itu dalam
tiga perkara : Dalam shalat, dalam dzikir, dalam membaca Al-Quran.








– Dzikir akan membuka kelapangan dada kita. Dalam dzikir terdapat
makna-makan sabar dan tawakkal, terkandung makna ridha dan menyerah.
Hanya dengan mengingat Allah jiwa kita menjadi jernih dan pikiran
kita akan menjadi bersih. Dengan dzikir kepada Allah langkah ke
depan menjadi pasti. “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati
mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya
dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram”. (Ar-Ra’d : 28)



















– Kegelisahan yang melanda banyak orang di dunia tidak lebih
karena mereka telah melalaikan dzikir. Menyedikitkan tasbih,
meminilisir tahmid dan mengerdilkan takbir dalam jejak rekam
kehidupan mereka. Orang menjadi rakus karena dia tidak tamak
untuk berdzikir. Seseorang menjadi berlumur dosa karena dia lupa
bertasbih, dia menjadi angkuh karena kalimat tauhid yang dibacanya
tidak lagi menggedor kesadaran dirinya bahwa dia hanyalah
seorang hamba

– Kejahatan para penguasa muncul karena mereka jarang bertasbih,
pemelintiran agama hadir di kalangan ulama karena tasbih mereka
mungkin mulai tak jujur. Tahmid mereka mulai mengendur. Kecurangan
pemimpin bisa saja karena malam mereka tidak pernah berdenyut
dengan tasbih dan tahmid, fajar mereka tidak pernah hidup dengan
kalimat tauhid. Maka jadilah mata hati mereka semakin legam, jiwa
mereka semakin gosong, pandangan nurani mereka menjadi pendek.
Padahal ada waktu untuk merayu Allah di saat fajar akan menjelang,
di saat manusia-manusia yang tidak bersemangat, beristirahat dan
tidur lenyap menikmati malam. Saat itu ucapan cinta kepada Sang
Maha Pencinta harus diungkap. Karena cinta kita akan menarik
cinta-Nya, rayuan kita akan membangkitkan cinta-Nya. Hidup ini
harus kita maknai melalui tasbih, tahlil dan tahmid serta takbir
kita yang tiada henti. Sampai mati.

Dari hadist diatas dapat kita ambil hikmah. Betapa banyak sekali
keutamaan berdzikir membaca tasbih, tahmid dan takbir. Dengan
cara banyak berdzikir, akan timbul rasa takut kepada Allah dan
buahnya itu kita bisa menjalankan semua perintah dan larangan
Allah. Maka, kita senantiasa mendawamkan amalan dari Rasulullah
ini dan kita berharap, dapat mencapai keberkahan hidup dan
senantiasa menjadi hamba yang tidak merugi.
_________________________

Tugu Tasbih di Arab Saudi
_________________________


















Ket :
Tugu Tasbih di Jeddah – Arab Saudi
______________________________________________________

Tasbih-tasbih ukuran besar, berat, panjang di Dunia
______________________________________________________

1. Tasbih Terberat  (Jeddah)















I

nilah Tasbih Terbesar di Dunia - Jeddah: Seorang pekerja ekspatriat
India penawaran untuk sebuah tempat dalam buku rekor dunia Guinness
dengan membuat tasbih terbesar. OM Syamsuddin, seorang karyawan di
Jeddah Rumah Sakit Nasional, mengatakan ia telah terdaftar dengan Guinness.

Ia mengatakan ia telah menghabiskan sekitar enam bulan dalam membuat
manik-manik, yang lima meter panjang dan berat lebih dari 2,35 kg. Dia
membuat bola dari manik-manik menggunakan bentuk bantal tebal. Setiap
manik-manik tunggal memiliki diameter lima inci. Dia telah melukis
manik-manik menggunakan warna campuran khusus untuk membuat mereka
unik dan menarik.

Syamsuddin juga telah membuat kotak khusus untuk menyimpan manik-manik.
Dia mendapat ide ketika seorang teman bertanya saat dia sedang membuat
bola kecil dengan menggunakan bentuk bantal apakah ia membuat manik-manik.
"Ini mendorong saya untuk membuat set manik-manik," tambahnya.

Lebih lanjut di :
http://laower.blogspot.com/2012/01/inilah-tasbih-terbesar-di-dunia.html

2. Tasbih Terpanjang dan Terberat (Arab Saudi)

















Ada hal yang menarik di Arab Saudi kali ini, salah seorang
penduduk Saudi yang bernama Muhammad Al Asiri (lihat foto awal)
telah membuat tasbih terbesar, terberat dan terpanjang di
dunia yang di tunjukkan di Asosiasi disabilitas Anak-anak
di Riyadh, pada tanggal 17 Juni 2009. Al Asiri tercatat
di Rekor Dunia. Dengan panjang tasbih 150 meter dan berat
tasbih 350 kg, terbuat dari kayu Rumania dengan dihiasai
1500 butir manik-manik. Ia mengerjakannya selama 6 bulan.

Lebih lanjut di :
https://generasisalaf.wordpress.com/2015/03/16/tasbih-terbesar-terpanjang-di-dunia-ternyata-adanya-di-arab-saudi-masuk-guiness-book-of-record/

3. Tasbih Terpanjang (Indonesia)
















Tasbih yang disebut-sebut terbesar dan terpanjang di dunia berada di
Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat.

Tasbih sepanjang 38 meter dan berusia lebih dari 350 tahun atau
tepatnya 352 tahun lebih itu kerap digunakan warga selama Ramadan
untuk berzikir bersama di Masjid Nur Hidayah, Kecamatan Binuang.
Ada 33 ribu buah manjakani yang disambung menggunakan tali.

Menurut informasi yang beredar di warga, tasbih tersebut kali
pertama dibawa oleh Ustadz Abdul Kadir dari tanah Arab. Abdul
Kadir merupakan orang yang pertama menyebarkan Islam di Mandar.

Lebih lanjut di :
http://www.indospiritual.com/artikel_tasbih-terpanjang-di-dunia-38-meter-dan-berusia-350-tahun.html

4. Tasbih Terberat (indonesia)
















Berada di balik jeruji besi bukan halangan bagi
Purwiantoro (52), penghuni Lembaga Pemasyarakatan
(LP) Kelas I Lowokwaru Malang, untuk berkarya.

Narapidana yang awalnya seorang guru ini membuat
tasbih berukuran raksasa dan mendapat penghargaan
dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Tasbih raksasa buatan Purwiantoro diklaim
terpanjang dan terberat di dunia dengan bobot
4,1 ton dengan biji tasbih 102 butir. Tiap biji
berdiameter 30-40 centimeter (cm) dan diwarna-
warni mencolok. ’’Butuh waktu dua bulan proses
pengerjaannya dengan dibantu lima rekan,”
ujar Purwiantoro.

Lebih lanjut di :
http://nasional.news.viva.co.id/news/read/194986-tasbih-raksasa-karya-napi-masuk-muri
_____________

Penutup
_____________

video


Demikian yang dapat penulis sampaikan lewat postingan ini para saudara
kaum muslimin muslimat dimanapun berada...!

Semoga dapat memperluas wawasan kita khususnya di bidang tasbih ini.
Semoga pula dengan wawasan yang luas ini kecintaan kita pada agama
Islam lebih meningkat, begitupun keimanan kita dan ketakwaanya.

Dan jangan lupa...!

Bertasbihlah setiap saat, karena dengan bertasbih berarti kita
mengingat Allah Swt dan hati kitapun dapat menjadi lebih tenang.

Allah Swt berfirman :

“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati 
mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya 
dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram”.
(Ar-Ra’d : 28)

Wassalamu'alaikumwarahmatullahiwabarakatuh...!

Ehem...!

Jangan pigi dulu.
Tunggu sebentar...!
khsusnya untuk anda para Rombongan dari Rangkas Bitung dan para
pengelola Masjid Pintu Saribu - Tangerang.

Ini Photo Masjid yang menjadi alasan mengapa blog atau website ini
disebut "Galeri MSAD Sipirok Mashali". Masjid ini adanya di
Kec. Sipirok, Kab. Tapanuli Selatan - Sumatra utara.

Berkunjunglah jugalah ke wilayah kami jika ada waktu...!

Hora...! dan sekali lagi...!

Wassalamu'alaikumwarahmatullahiwabarakatuh...!

video

_________________________________________________________________
Cat :

No comments:

Post a Comment